Hay teman kali ini saya sedikit berbagi puisi tentang Pengemis Tua yang sangat sakit-sakitan. Puisi ini memperkenalkan kita kepada orang yang masih ada di bawah kita seperti Pengemis, Yang setiap harinya hanya tergantung pada hasil di jalan, Kalu masih penasaran marikita simak bersama.
Puisi
PENGEMIS TUA
Seorang pengemis tua
Pakaiannya compang-camping
Badannya kurus kering
Mukanya pucat pasi
Setiap
hari menyusuri jalan penuh debu
Tidak
ada yang peduli
Oh,
pengemis tua
Sungguh
malang nasibmu
Pengemis
tua
Kau
tetap tabah
Menjalani
hidupmu
Ynag
penuh duka nestapa
Udah dulu yah", moga temanku sekalian menyukai hasil karya saya. Hargai lah Pengemis Tua."